YOGYAKARTA — Departemen Layanan dan Informasi Kesehatan (DLIKES), Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM), merancang kolaborasi lintas disiplin dan kemitraan lokal dalam riset kesehatan mental pengrajin rotan di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Penelitian interdisipliner tahun 2026 yang direncanakan berlangsung selama tujuh bulan ini melibatkan dosen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Manajemen Informasi Kesehatan (MIK), Psikologi, serta tiga mahasiswa terapan. Melalui pendekatan survei dan analisis data mendalam, kolaborasi ini diarahkan untuk menyediakan basis data kuat dalam pengembangan dukungan kesehatan mental yang adaptif bagi industri kecil dan menengah (IKM).
SDG 3 (Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan)
LOMBOK TENGAH — Departemen Layanan dan Informasi Kesehatan (DLIKES), Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) merancang penelitian mengenai pemetaan kesehatan mental pengrajin rotan di Dusun Kemiri, Desa Tibu Sisok, Kecamatan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Penelitian yang direncanakan berlangsung selama tujuh bulan pada tahun 2026 ini dipimpin oleh Dr. Grhasta Dian Perestroika, S.ST., M.Kes., dosen Program Studi Magister Terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) SV UGM. Melalui metode survei terstruktur, riset ini bertujuan memetakan tingkat distres psikologis beserta faktor-faktor yang memengaruhinya sebagai pijakan pengembangan kesehatan kerja pada sektor Industri Kecil dan Menengah (IKM).
Tim Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) melaksanakan kegiatan Penguatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Psikososial dan Kesehatan Reproduksi pada Pemuda Produktif Komunitas Petani Kakao pada Kamis (9/7/2026). Kegiatan ini diselenggarakan bersama Kelompok Prawira Tani yang berlokasi di Dusun Tompak, Kalurahan Giripurwo, Kapanewon Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo. Melalui edukasi, psikoedukasi, diskusi interaktif, serta pendampingan langsung, program ini bertujuan meningkatkan pemahaman pemuda tani mengenai risiko psikososial, pencegahan stres kerja, kelelahan kerja, kesehatan mental, serta penerapan perilaku kerja yang aman dan sehat.
KABUPATEN KULON PROGO, Kamis (9/7) — Tim Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) yang diketuai oleh Dr. Nur Rokhman, S.Si., M.Kom. dengan anggota tim dosen yaitu Dr. Ir. Nurulia Hidayah, S.Pt., M.P., IPM., ASEAN Eng dan Dian Herawati, S.T., SST., MPH. dibantu tenaga kependidikan dan mahasiswa melakukan kunjungan ke salah satu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Kulon Progo sebagai bentuk pendampingan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), khususnya dalam penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari sosialisasi Panduan Praktis Pemilihan APD Berdasarkan Risiko Kerja yang telah diberikan kepada para pelaku UMKM sebelumnya.
KABUPATEN KULON PROGO, Rabu (8/7) — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) menyelenggarakan sosialisasi mengenai Panduan Praktis Pemilihan Alat Pelindung Diri (APD) Berdasarkan Risiko Kerja bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Kulon Progo. Ketua tim pengabdian adalah Dr. Nur Rokhman, S.Si., M.Kom. dengan anggota tim dosen yaitu Dr. Ir. Nurulia Hidayah, S.Pt., M.P., IPM., ASEAN Eng dan Dian Herawati, S.T., SST., MPH. dibantu tenaga kependidikan dan mahasiswa. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pelaku UMKM mengenai pentingnya memilih APD yang sesuai dengan potensi bahaya di tempat kerja sebagai bagian dari penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
KULON PROGO (Kamis, 20 Agustus 2026) – Industri kerajinan berbahan dasar pelepah pisang di Kabupaten Kulon Progo tidak hanya terpusat pada tempat produksi utama, tetapi juga sangat bergantung pada kontribusi perajin rumahan sebagai rantai pasoknya. Melihat kondisi lingkungan kerja informal yang sering luput dari pengawasan, tim peneliti dari Departemen Layanan dan Informasi Kesehatan (Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan dan Magister Keselamatan dan Kesehatan Kerja), Fakultas Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada (UGM), melaksanakan kegiatan identifikasi bahaya dan risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Kegiatan ini dilangsungkan pada Kamis (20/8/2026) dengan menyasar langsung lokasi kerja para perajin.
KULON PROGO (Jumat, 28 Agustus 2026) – Tim peneliti dari Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) melaksanakan kegiatan identifikasi bahaya dan penilaian risiko kerja di workshop UMKM Rafi Handicrafts, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini dipimpin oleh Dian Herawati, S.T., SST, MPH. selaku peneliti utama, bersama anggota tim lintas disiplin ilmu yang terdiri atas Dr. Ir. Nurulia Hidayah, S.Pt., M.P., IPM., ASEAN Eng., Dr. Nur Rokhman, S.Si., M.Kom., Ir. Ardiyanto, S.T., M.Sc., Ph.D., AEP., IPM., serta anggota mahasiswa yakni Rizki Fauziah Muawan, Tosan Aji, dan Shafa Danella Apta Sani. Kegiatan lapangan ini difokuskan pada pemetaan potensi bahaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta pemetaan keluhan musculoskeletal disorders (MSDs) pada perajin serat alam.
Kulon Progo, 10 Juli 2025 – Sebagai langkah konkret dalam mendorong budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di masyarakat, Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Magister Terapan K3 Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) melaksanakan kunjungan lapangan ke sejumlah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Kulon Progo pada Jumat, 10 Juli 2026. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan sosialisasi K3 yang telah dilaksanakan sebelumnya. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mengamati langsung penerapan budaya K3 di lokasi usaha sekaligus memberikan pendampingan identifikasi potensi bahaya dan upaya pengendalian risikonya.
Kulon Progo (8 Juli 2026) – Membangun lingkungan kerja yang aman tidak hanya diperuntukkan bagi industri skala besar, tetapi juga esensial bagi sektor usaha mikro. Menyadari hal tersebut, Program Magister Terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) menggelar kegiatan sosialisasi penerapan K3 bagi lebih dari 30 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Gedung PLUT KUMKM Kabupaten Kulon Progo, Rabu (8/7/2026).
Inisiatif pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemahaman pelaku UMKM mengenai K3. Meskipun beroperasi dalam skala kecil, proses produksi UMKM tetap menyimpan berbagai potensi bahaya, seperti risiko luka akibat alat kerja, kebakaran, paparan panas, hingga bahaya ergonomi. Kegiatan ini bertujuan membekali pelaku UMKM dengan pengetahuan identifikasi bahaya dan pengendalian risiko untuk melindungi keselamatan pekerja sekaligus mendukung keberlangsungan usaha.
KULON PROGO, Selasa (28/07/2026) – Dalam upaya merespons tantangan transformasi digital di fasilitas pelayanan kesehatan, Program Studi Sarjana Manajemen Informasi Kesehatan SV UGM menginisiasi program penguatan kompetensi bagi para Perekam Medis dan Informasi Kesehatan (PMIK). Program ini secara spesifik difokuskan pada implementasi Tanda Tangan Elektronik (TTE) sebagai instrumen kunci dalam mendukung transformasi digital layanan kesehatan nasional di wilayah Kabupaten Kulon Progo.
Inisiasi ini dilatarbelakangi oleh tuntutan akselerasi penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) yang diwajibkan oleh pemerintah melalui Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022. Dalam ekosistem RME, penggunaan TTE bukan sekadar pelengkap administratif, melainkan komponen vital untuk menjamin keabsahan dokumen medis yang dihasilkan. Namun, di lapangan, penguasaan teknis mengenai perbedaan TTE tersertifikasi dan tidak tersertifikasi, serta pemahaman mengenai aspek legalitasnya, masih menjadi tantangan yang perlu disinergikan antara pihak akademisi dan para praktisi di fasyankes.

