DLIKES SV UGM Rancang Kolaborasi Riset Kesehatan Mental Pengrajin Rotan Lombok Tengah demi Pekerjaan Layak

YOGYAKARTA — Departemen Layanan dan Informasi Kesehatan (DLIKES), Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM), merancang kolaborasi lintas disiplin dan kemitraan lokal dalam riset kesehatan mental pengrajin rotan di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Penelitian interdisipliner tahun 2026 yang direncanakan berlangsung selama tujuh bulan ini melibatkan dosen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Manajemen Informasi Kesehatan (MIK), Psikologi, serta tiga mahasiswa terapan. Melalui pendekatan survei dan analisis data mendalam, kolaborasi ini diarahkan untuk menyediakan basis data kuat dalam pengembangan dukungan kesehatan mental yang adaptif bagi industri kecil dan menengah (IKM).

Interaksi langsung di teras rumah tempat pengrajin bekerja sebagai bagian dari pendekatan lapangan untuk memahami konteks kerja pengrajin rotan

Penelitian berjudul “Prediktor Distres Psikologis pada Pekerja Industri Kecil dan Menengah” ini dipimpin oleh Dr. Grhasta Dian Perestroika, S.ST., M.Kes., dosen Program Studi Magister Terapan K3 SV UGM. Riset berfokus di Dusun Kemiri, Desa Tibu Sisok, Kecamatan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah.

Kolaborasi riset ini dilatarbelakangi oleh tingginya kebutuhan untuk memahami dinamika kesehatan mental pekerja IKM yang bersinggungan langsung dengan beban kerja dan pengalaman individual. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara komprehensif gejala depresi, kecemasan, stres, aspek psikososial kerja, kualitas tidur, kelelahan, hingga tingkat resiliensi pekerja. Manfaat utama dari riset ini adalah menghadirkan pemetaan empiris mengenai kondisi psikologis pekerja sebagai landasan perumusan intervensi kesehatan mental yang presisi dan relevan di lapangan.

Pelaksanaan riset dirancang melalui pembagian peran terstruktur. Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan teknis dan penyusunan instrumen baku, dilanjutkan dengan pengumpulan data lapangan melalui interaksi langsung di tempat pengrajin bekerja, pengolahan database, hingga analisis komprehensif serta penulisan publikasi ilmiah.

Materi dan aktivitas utama dalam riset ini berfokus pada evaluasi kesehatan mental kerja melalui pengisian instrumen survei, wawancara mendalam, serta validasi data psikososial. Dr. Diki Bima Prasetio, S.K.M., M.P.H. (Dosen Magister Terapan K3) berkontribusi pada penyusunan instrumen, telaah metodologi, dan analisis artikel. Dina Fitriana Rosyada, S.KM., M.KL. (Dosen Sarjana Terapan MIK) bertugas mengoordinasikan persiapan teknis dan pemeriksaan kelengkapan data. Sementara itu, Dr. Sumaryono, M.Si., Psikolog (Dosen Fakultas Psikologi UGM) memberikan penguatan pada interpretasi aspek psikologis. Riset ini juga melibatkan mahasiswa secara aktif; Nida Rozarna dan M. Yuspariadi Harizona (Mahasiswa Magister Terapan K3) mengawal survei dan rekapitulasi data, sedangkan Aura Saffa Arsyla (Mahasiswa Sarjana Terapan MIK) mengelola database serta verifikasi konsistensi data.

Ketua Tim Peneliti, Dr. Grhasta Dian Perestroika, S.ST., M.Kes., menegaskan pentingnya korelasi riset dengan aplikabilitas di masyarakat.

“Melalui penelitian ini, kami ingin memahami kondisi kesehatan mental pengrajin rotan dalam kaitannya dengan pengalaman dan situasi kerja sehari-hari. Temuan penelitian diharapkan dapat menambah pengetahuan mengenai kesehatan mental pekerja di sektor industri kecil dan menengah,” ujar Dr. Grhasta.

Pada tahap awal, luaran yang disasar meliputi peta kondisi kesehatan mental pekerja, pemetaan faktor risiko distres, serta publikasi pada jurnal nasional terakreditasi Sinta 3. Dalam peta jalan (roadmap) jangka panjang, riset ini ditargetkan mampu melahirkan model konseptual intervensi, media edukasi interaktif, hingga rekomendasi kebijakan bagi pemangku kepentingan setempat.

Riset ini selaras dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui penyediaan dasar ilmiah bagi dukungan kesehatan mental pekerja, serta SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dengan mendorong lingkungan kerja yang aman, sehat, dan kondusif bagi produktivitas pengrajin lokal.

Ke depan, DLIKES SV UGM berkomitmen untuk terus mengawal hasil penelitian agar tidak berhenti sebagai dokumen akademik semata, melainkan dapat ditindaklanjuti dalam bentuk pendampingan masyarakat dan formulasi kebijakan daerah yang inklusif demi kesejahteraan pengrajin rotan secara berkelanjutan.

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*