Sekolah Vokasi UGM Dampingi Perkuat K3 dari Sisi Psikososial Petani Muda Kakao di Kulon Progo

Tim Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) melaksanakan kegiatan Penguatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Psikososial dan Kesehatan Reproduksi pada Pemuda Produktif Komunitas Petani Kakao pada Kamis (9/7/2026). Kegiatan ini diselenggarakan bersama Kelompok Prawira Tani yang berlokasi di Dusun Tompak, Kalurahan Giripurwo, Kapanewon Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo. Melalui edukasi, psikoedukasi, diskusi interaktif, serta pendampingan langsung, program ini bertujuan meningkatkan pemahaman pemuda tani mengenai risiko psikososial, pencegahan stres kerja, kelelahan kerja, kesehatan mental, serta penerapan perilaku kerja yang aman dan sehat.

Program pengabdian ini dilatarbelakangi oleh tingginya risiko keselamatan dan kesehatan kerja pada aktivitas pertanian kakao, khususnya di kawasan perbukitan. Hasil identifikasi awal tim pengabdian bersama mitra menunjukkan adanya beban kerja fisik yang berat, tekanan ekonomi keluarga, keterbatasan pemahaman mengenai kesehatan mental kerja, serta kondisi geografis medan yang terjal. Berbagai faktor tersebut berpotensi memicu kelelahan kerja dan tekanan psikologis pada kelompok usia produktif. Oleh karena itu, pengabdian ini hadir untuk memberikan solusi preventif dalam menjaga kesehatan mental dan keselamatan kerja para petani muda.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan sesi pembukaan dan pengenalan umum mengenai pentingnya K3 di lingkungan pertanian. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi edukasi K3 psikososial dan kesehatan reproduksi, sesi diskusi interaktif serta identifikasi beban kerja, pelaksanaan psikoedukasi coping mechanism, dan ditutup dengan penyerahan media edukasi kesehatan kerja secara simbolis kepada pengurus kelompok tani.

Materi dan aktivitas utama difokuskan pada pengenalan stres kerja, kelelahan kerja (burnout), kesehatan mental kerja, serta kesehatan reproduksi bagi usia produktif. Metode yang digunakan dirancang secara edukatif dan partisipatif agar peserta terlibat aktif. Dalam sesi diskusi interaktif, para petani muda didorong untuk mengidentifikasi sumber tekanan psikologis dalam aktivitas sehari-hari, mengenali tanda-tanda awal stres dan kelelahan, serta memahami pentingnya menerapkan strategi adaptasi (coping strategy) yang sehat untuk memelihara fokus dan perilaku kerja aman.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Pengabdian SV UGM, Dr. Grhasta Dian Perestroika, S.ST., M.Kes., menekankan pentingnya aspek psikologis dalam keselamatan kerja sektor pertanian.

“Keselamatan kerja tidak hanya berkaitan dengan risiko fisik. Kondisi psikologis, stres, dan kelelahan juga perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi konsentrasi dan perilaku seseorang saat bekerja. Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat semakin mampu mengenali risiko tersebut sejak dini,” ujar Dr. Grhasta Dian Perestroika, S.ST., M.Kes.

Melalui pendampingan ini, para peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman teoritis, tetapi juga media edukasi visual yang mudah dipahami dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Luaran utama dari kegiatan ini meliputi peningkatan kesadaran petani muda terhadap risiko K3 psikososial, pemahaman perilaku hidup sehat, serta tersedianya media panduan edukasi K3 berbasis komunitas yang dapat diakses secara mandiri oleh Kelompok Prawira Tani.

Kegiatan ini secara langsung mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, melalui upaya promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan mental dan keselamatan kerja masyarakat usia produktif. Selain itu, program ini turut mendukung keberlanjutan sektor pertanian lokal melalui pembentukan lingkungan kerja yang aman, kondusif, dan sehat.

Sebagai rencana tindak lanjut, Sekolah Vokasi UGM bersama Kelompok Prawira Tani berkomitmen untuk terus mengembangkan model edukasi kesehatan kerja berbasis komunitas secara berkelanjutan. Media edukasi yang telah diserahkan diharapkan dapat terus dimanfaatkan oleh kelompok tani untuk memperkuat budaya K3 serta menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif di Kalurahan Giripurwo.

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*