KULON PROGO – Tim peneliti Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) melaksanakan penelitian lapangan di Kabupaten Kulon Progo pada Rabu (1/7/2026). Program penelitian berjudul “Pengembangan Model Agroindustri Kakao Rakyat Berkelanjutan Berbasis Teknologi Tepat Guna, Keselamatan, dan Kesehatan Kerja pada Industri Kecil Menengah untuk Mendukung Hilirisasi Produk Coklat Lokal Kulon Progo” ini didanai melalui Hibah Riset dan Pembuatan Artikel Publikasi Sekolah Vokasi UGM Tahun 2026. Riset ini berfokus pada integrasi penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta penerapan teknologi tepat guna untuk mendorong daya saing produk coklat lokal.
KABUPATEN KULON PROGO, Kamis (9/7) — Tim Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) yang diketuai oleh Dr. Nur Rokhman, S.Si., M.Kom. dengan anggota tim dosen yaitu Dr. Ir. Nurulia Hidayah, S.Pt., M.P., IPM., ASEAN Eng dan Dian Herawati, S.T., SST., MPH. dibantu tenaga kependidikan dan mahasiswa melakukan kunjungan ke salah satu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Kulon Progo sebagai bentuk pendampingan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), khususnya dalam penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari sosialisasi Panduan Praktis Pemilihan APD Berdasarkan Risiko Kerja yang telah diberikan kepada para pelaku UMKM sebelumnya.
KABUPATEN KULON PROGO, Rabu (8/7) — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) menyelenggarakan sosialisasi mengenai Panduan Praktis Pemilihan Alat Pelindung Diri (APD) Berdasarkan Risiko Kerja bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Kulon Progo. Ketua tim pengabdian adalah Dr. Nur Rokhman, S.Si., M.Kom. dengan anggota tim dosen yaitu Dr. Ir. Nurulia Hidayah, S.Pt., M.P., IPM., ASEAN Eng dan Dian Herawati, S.T., SST., MPH. dibantu tenaga kependidikan dan mahasiswa. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pelaku UMKM mengenai pentingnya memilih APD yang sesuai dengan potensi bahaya di tempat kerja sebagai bagian dari penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
KULON PROGO (Kamis, 20 Agustus 2026) – Industri kerajinan berbahan dasar pelepah pisang di Kabupaten Kulon Progo tidak hanya terpusat pada tempat produksi utama, tetapi juga sangat bergantung pada kontribusi perajin rumahan sebagai rantai pasoknya. Melihat kondisi lingkungan kerja informal yang sering luput dari pengawasan, tim peneliti dari Departemen Layanan dan Informasi Kesehatan (Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan dan Magister Keselamatan dan Kesehatan Kerja), Fakultas Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada (UGM), melaksanakan kegiatan identifikasi bahaya dan risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Kegiatan ini dilangsungkan pada Kamis (20/8/2026) dengan menyasar langsung lokasi kerja para perajin.
KULON PROGO (Jumat, 28 Agustus 2026) – Tim peneliti dari Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) melaksanakan kegiatan identifikasi bahaya dan penilaian risiko kerja di workshop UMKM Rafi Handicrafts, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini dipimpin oleh Dian Herawati, S.T., SST, MPH. selaku peneliti utama, bersama anggota tim lintas disiplin ilmu yang terdiri atas Dr. Ir. Nurulia Hidayah, S.Pt., M.P., IPM., ASEAN Eng., Dr. Nur Rokhman, S.Si., M.Kom., Ir. Ardiyanto, S.T., M.Sc., Ph.D., AEP., IPM., serta anggota mahasiswa yakni Rizki Fauziah Muawan, Tosan Aji, dan Shafa Danella Apta Sani. Kegiatan lapangan ini difokuskan pada pemetaan potensi bahaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta pemetaan keluhan musculoskeletal disorders (MSDs) pada perajin serat alam.
Kulon Progo, 10 Juli 2025 – Sebagai langkah konkret dalam mendorong budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di masyarakat, Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Magister Terapan K3 Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) melaksanakan kunjungan lapangan ke sejumlah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Kulon Progo pada Jumat, 10 Juli 2026. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan sosialisasi K3 yang telah dilaksanakan sebelumnya. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mengamati langsung penerapan budaya K3 di lokasi usaha sekaligus memberikan pendampingan identifikasi potensi bahaya dan upaya pengendalian risikonya.
Kulon Progo (8 Juli 2026) – Membangun lingkungan kerja yang aman tidak hanya diperuntukkan bagi industri skala besar, tetapi juga esensial bagi sektor usaha mikro. Menyadari hal tersebut, Program Magister Terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) menggelar kegiatan sosialisasi penerapan K3 bagi lebih dari 30 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Gedung PLUT KUMKM Kabupaten Kulon Progo, Rabu (8/7/2026).
Inisiatif pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemahaman pelaku UMKM mengenai K3. Meskipun beroperasi dalam skala kecil, proses produksi UMKM tetap menyimpan berbagai potensi bahaya, seperti risiko luka akibat alat kerja, kebakaran, paparan panas, hingga bahaya ergonomi. Kegiatan ini bertujuan membekali pelaku UMKM dengan pengetahuan identifikasi bahaya dan pengendalian risiko untuk melindungi keselamatan pekerja sekaligus mendukung keberlangsungan usaha.
KULON PROGO, Selasa (28/07/2026) – Dalam upaya merespons tantangan transformasi digital di fasilitas pelayanan kesehatan, Program Studi Sarjana Manajemen Informasi Kesehatan SV UGM menginisiasi program penguatan kompetensi bagi para Perekam Medis dan Informasi Kesehatan (PMIK). Program ini secara spesifik difokuskan pada implementasi Tanda Tangan Elektronik (TTE) sebagai instrumen kunci dalam mendukung transformasi digital layanan kesehatan nasional di wilayah Kabupaten Kulon Progo.
Inisiasi ini dilatarbelakangi oleh tuntutan akselerasi penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) yang diwajibkan oleh pemerintah melalui Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022. Dalam ekosistem RME, penggunaan TTE bukan sekadar pelengkap administratif, melainkan komponen vital untuk menjamin keabsahan dokumen medis yang dihasilkan. Namun, di lapangan, penguasaan teknis mengenai perbedaan TTE tersertifikasi dan tidak tersertifikasi, serta pemahaman mengenai aspek legalitasnya, masih menjadi tantangan yang perlu disinergikan antara pihak akademisi dan para praktisi di fasyankes.
Kulon Progo, Selasa (14/7/2026) – Tim pengabdian masyarakat Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan kunjungan lapangan ke sejumlah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Kulon Progo. Kegiatan ini merupakan aksi nyata pasca-pelatihan dari program Edukasi dan Pelatihan Teknik Dasar Keselamatan pada UMKM yang telah diinisiasi sebelumnya.
Program pengabdian ini dipimpin langsung oleh Dian Herawati, S.T., SST., M.P.H. selaku Ketua Tim, serta beranggotakan Dr. Ir. Nurulia Hidayah, S.Pt., M.P., IPM., ASEAN Eng. dan Dr. Nur Rokhman, S.Si., M.Kom. Tujuan utama dari kunjungan ini adalah memberikan pendampingan langsung (on-site) bagi para pelaku usaha dalam menerapkan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan kerja masing-masing.
Kulon Progo, Rabu (8/7/2026) – Tim pengabdian kepada masyarakat dari Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) sukses menyelenggarakan kegiatan literasi dan edukasi keselamatan teknis dasar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Kulon Progo. Program pengabdian ini dipimpin oleh Dian Herawati, S.T., SST., M.P.H. selaku Ketua Tim, dengan beranggotakan Dr. Ir. Nurulia Hidayah, S.Pt., M.P., IPM., ASEAN Eng. dan Dr. Nur Rokhman, S.Si., M.Kom.
Kegiatan yang berlangsung di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM Kulon Progo ini dihadiri oleh para pelaku usaha dari berbagai sektor produktif, mulai dari sektor pangan, kerajinan, jasa pemancingan, hingga peternakan.



