Tim PKM: Savitri Citra Budi, dan Tim
Panggang, Gunungkidul – Program Studi Manajemen Informasi Kesehatan, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa sosialisasi optimalisasi kesehatan lansia melalui Posyandu berbasis Integrasi Layanan Primer (ILP) dengan tema: “Tetap Sehat di Usia Lanjut”, pada Juli 2025 di wilayah Kapanewon Panggang, Kabupaten Gunungkidul.
Kegiatan ini menyasar kader Posyandu, lansia, dan masyarakat umum, dengan tujuan meningkatkan kesadaran bahwa Posyandu ILP merupakan sarana strategis dalam menjaga kesehatan lansia secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Mengapa Posyandu ILP Penting untuk Lansia?
Indonesia kini memasuki era populasi menua: lebih dari 12% penduduk adalah lansia. Kelompok ini rentan terhadap penyakit kronis, penurunan fungsi tubuh, serta isolasi sosial. Namun, banyak lansia dan keluarganya belum mengetahui bahwa Posyandu ILP kini hadir sebagai pusat layanan primer yang lebih lengkap, mudah dijangkau, dan ramah lansia.
Posyandu ILP tidak lagi hanya melayani ibu dan balita, melainkan juga:
– Skrining kesehatan rutin (tekanan darah, gula darah, kolesterol)
– Penyuluhan dan edukasi tentang gizi, aktivitas fisik, tidur, dan berhenti merokok
– Senam dan aktivitas sosial lansia
– Deteksi dini gangguan kognitif, fungsional, dan kesehatan jiwa
– Rujukan jelas ke Puskesmas atau RS bila diperlukan
– Pencatatan elektronik dalam sistem layanan primer
Melalui pendekatan ini, lansia tidak hanya lebih sehat, tapi juga lebih aktif, lebih bahagia, dan tetap mandiri di usia lanjut.
Sosialisasi Jadi Jembatan Penting
Melalui kegiatan sosialisasi ini, masyarakat diajak untuk:
– Mengenali manfaat nyata Posyandu ILP
– Mengubah persepsi bahwa lansia tidak butuh layanan kesehatan
– Melibatkan keluarga dalam perawatan lansia secara berkelanjutan
Kegiatan dikemas secara interaktif melalui penyuluhan, diskusi, dan praktik gerakan sehat lansia, serta distribusi leaflet bergambar yang menarik dan mudah dipahami.
Kontribusi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)
Kegiatan ini turut mendukung pencapaian SDGs, khususnya:
– SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera): dengan memastikan lansia mendapatkan akses layanan primer yang berkualitas.
– SDG 10 (Mengurangi Kesenjangan): dengan mendekatkan layanan kesehatan ke desa-desa.
– SDG 17 (Kemitraan): melalui kolaborasi antara universitas, tenaga kesehatan, dan masyarakat.
Kolaborasi dan Harapan ke Depan
Kegiatan ini melibatkan dosen, mahasiswa, kader kesehatan, Puskesmas, dan aparatur kelurahan setempat. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa Posyandu ILP telah diterima sebagai bagian penting dalam mewujudkan lansia yang sehat dan bermartabat.
“Semoga ke depan Posyandu lansia makin aktif, dan lansia makin semangat untuk rutin datang,” ujar salah satu kader Posyandu yang hadir.
Dengan Posyandu ILP, lansia dapat hidup lebih sehat, lebih aktif, dan tetap bahagia di usia lanjut. Mari kita dukung dan manfaatkan layanan ini bersama-sama.

