Yogyakarta, 2 November 2025, dilakukan evaluasi kegiatan yang dilakukan oleh Dian Herawati, S.T., SST., MPH., salah satu dosen pada Departemen Layanan dan Informasi Kesehatan Sekolah Vokasi UGM, di Kelurahan Girikarto di Kapanewon Panggang, Kabupaten Gunung Kidul yang dilakukan pada tanggal 23 Juli 2025 yaitu sosialisasi dan pelatihan tentang ergonomi kerja untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisirnya. Evaluasi sederhana dilakukan melalui ketua koperasi Girikarto dan ketua kelompok nelayan Pantai Gesing tentang ergonomi kerja. Penerapan ergonomi kerja menjadi fokus utama yang ditujukan kepada nelayan, pedagang, dan pengrajin lokal. Inisiatif ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) ke 3 pada poin “bodily autonomy” dan SDGs ke 8 pada poin “decent work” yaitu memperhatikan otonomi tubuh dan menciptakan kondisi kerja yang layak.
SDG 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
Program Studi Magister Terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (M.Tr.K3), Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, telah melaksanakan kegiatan Kunjungan Industri pada tanggal 6–7 November 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 29 mahasiswa, didampingi oleh empat dosen, yaitu Dr. Diki Bima Prasetiyo, S.K.M., M.P.H., Dr. Ir. Nurulia Hidayah, S.Pt., M.P., IPM., ASEAN Eng., Dian Budi Santoso, S.KM., M.P.H., dan Dr. Marko Ferdian Salim, S.K.M., M.P.H., serta satu tenaga kependidikan Ony Kustanti, A.Md. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pengenalan langsung mengenai implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di sektor industri energi dan manufaktur tekstil.
Gunung Kidul, DIY – Tim pengabdian masyarakat dari Departemen Layanan Industri dan Keselamatan (DLIKES) Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada melaksanakan kegiatan pelatihan bertema “Peningkatan Kesadaran Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi Nelayan Pesisir Gunung Kidul” yang berlokasi di Desa Girikerto, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunung Kidul.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat nelayan terhadap pentingnya penerapan prinsip K3 dalam aktivitas melaut maupun pengolahan hasil laut. Melalui pelatihan ini, peserta diperkenalkan pada konsep manajemen risiko, penggunaan alat pelindung diri (APD), serta tata cara kerja aman untuk mengurangi potensi kecelakaan di laut.
Yogyakarta, April-Oktober 2025 – Sebuah studi yang dilakukan Dian Herawati, S.T., SST., MPH., salah satu dosen pada Departemen Layanan dan Informasi Kesehatan Sekolah Vokasi UGM, mengungkapkan perlunya kajian mengenai Gangguan Otot Rangka (Gotrak) di kalangan bidan yang bekerja di Puskesmas di Yogyakarta. Hal ini sejalan dengan topik riset yang Dian lakukan yaitu Pengukuran Prevalensi Kejadian Gangguan Otot Rangka pada Bidan karena Aktivitas Kerja di Puskesmas. Penelitian untuk memenuhi standar SDGs ke 3 pada poin “bodily autonomy” dan SDGs ke 8 pada poin “decent work” Dimana setiap pekerja berhak mendapatkan pekerjaan yang layak dan mendapatkan otonomi terhadap tubuhnya salah satunya dengan pemenuhan aspek ergonomi kerja.
Tim peneliti yang diketuai oleh Dina Fitriana Rosyada, S.KM., M.K.L dengan anggota Dr. Nur Rokhman, S.Si., M.Kom., Ir. Felixtianus Eko Wismo Winarto, M.Sc., Ph.D, Rafael Radya, Marco Aland, Kevin, Dhea, dan Syva untuk pemasangan alat deteksi risiko gangguan otot rangka akibat kerja (GOTRAK) berbasis computer vision di ruang Unit Kerja Rekam Medis (UKRM) RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Kegiatan ini disiapkan sejak pertengahan tahun 2025, mulai dari rencana pembuatan konsep alat, desain hingga penerapannya. Pemasangan alat dilakukan selama lima hari. Alat ini secara otomatis merekam posisi duduk ergonomis petugas perekam medis di ruangan selama bekerja di depan komputer, yang selanjutnya dianalisis risiko gotrak pada masing-masing petugas. Penerapan pemasangan alat ini dilakukan selama lima hari kerja yakni mulai Hari Senin hingga Jumat di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Ada sebanyak 6 sampai 7 petugas yang terdeteksi oleh alat sehingga dapat dianalisis risiko gotrak petugas.
Gunungkidul, 23 Juli 2025 — Dalam rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM), tim dosen melaksanakan edukasi interaktif bertema peningkatan keselamatan dan produktivitas kerja masyarakat pesisir di Desa Girikarto, Kecamatan Panggang. Program ini merupakan bagian dari upaya UGM untuk mendukung kesejahteraan masyarakat melalui penerapan prinsip ergonomi dalam aktivitas kerja sehari-hari, tidak hanya bagi nelayan, tetapi juga bagi ibu-ibu penggiat usaha mikro di sektor perikanan dan olahan hasil laut.
Yogyakarta, 12 September 2025 — Departemen Teknik Mesin, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan kegiatan penelitian dan pelatihan bertema “Pengurangan Kecelakaan Kerja dalam Penggunaan Wheel Loader” sebagai bagian dari upaya peningkatan budaya keselamatan di lingkungan akademik dan industri alat berat.
Kegiatan ini melibatkan dosen dan mahasiswa dalam kegiatan praktikum pengoperasian Wheel Loader, sebuah alat berat yang digunakan untuk pekerjaan pemindahan material di sektor konstruksi dan pertambangan. Kegiatan dilaksanakan di Laboratorium Alat Berat, Departemen Teknik Mesin, Sekolah Vokasi UGM, Jl. Grafika, Sleman, DIY.
Sleman, 21 Oktober 2025 — Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek yang sangat penting dalam setiap kegiatan yang melibatkan pengoperasian alat berat. Dalam konteks pembelajaran dan penelitian di lingkungan akademik, penerapan prinsip K3 menjadi pondasi utama untuk memastikan keamanan dan efektivitas proses praktikum. Departemen Teknik Mesin Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Laboratorium Alat Berat, tengah melaksanakan penelitian dan penerapan rumusan faktor-faktor keselamatan kerja pada pengoperasian Wheel Loader.
Gunungkidul, 23 Juli 2025 — Tim pengabdian masyarakat dari Departemen Teknik Mesin, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan kegiatan bertajuk “Peningkatan Kesadaran Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi Nelayan Pesisir Gunungkidul” yang berlokasi di Kalurahan Girikerto, Kapanewon Panggang, Kabupaten Gunungkidul.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian akademisi UGM terhadap pentingnya penerapan K3 dalam aktivitas kerja masyarakat pesisir, khususnya nelayan yang setiap hari berhadapan dengan risiko tinggi di laut.
Yogyakarta, Oktober 2025, Tim peneliti dari Program Studi Magister Terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) mengungkap bahwa resiliensi atau ketahanan psikologis menjadi kunci bagi mahasiswa pekerja untuk tetap berprestasi di tengah tekanan ganda antara dunia kerja dan studi pascasarjana.
Penelitian yang dipimpin oleh Dr. Grhasta Dian Perestroika, S.ST., M.Kes, menganalisis hubungan antara resiliensi, beban kerja, dukungan sosial, dan prestasi akademik pada 95 mahasiswa pascasarjana yang bekerja penuh waktu di berbagai sektor industri dan layanan. Resiliensi dijelaskan sebagai kemampuan seseorang untuk beradaptasi dan bangkit dari tekanan, menjaga motivasi, serta tetap fokus mencapai tujuan meski menghadapi tantangan berat. Bagi mahasiswa pekerja, resiliensi menjadi modal penting untuk mengatur waktu, mengelola stres, dan menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan studi.


