Arsip:

SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan

Peningkatan Kapasitas Analisis Data Petugas Surveillance untuk Sistem Kesehatan yang Lebih Baik

Sistem kesehatan saat ini menghasilkan volume informasi yang sangat besar setiap harinya. Dari surveilans penyakit hingga cakupan program imunisasi, dan lingkup kesehatan lainnya, dimana semua terekam dalam berbagai sistem informasi. Volume data yang selalu meningkat ini membuka peluang untuk meningkatkan efektivitas kebijakan kesehatan yang tepat sasaran.

Petugas surveillance bertanggung jawab mengidentifikasi pola penyakit, mendeteksi potensi outbreak, dan mengevaluasi program kesehatan. Untuk dapat memberikan analisis daata yang akurat dan informasi penting memerlukan kemampuan mengolah informasi yang kompleks, namun kenyataannya banyak petugas hanya menguasai teknik pengolahan standar. Dr.techn. Annisa Maulida Ningtyas dari Departemen Layanan Informasi Kesehatan Sekolah Vokasi UGM melihat persoalan ini sebagai celah yang memerlukan perbaikan. “Ketika petugas tidak mampu melakukan analisis mendalam, kita kehilangan kesempatan untuk deteksi dini masalah kesehatan dan merespons dengan cepat,” ungkapnya. read more

DLIKES SV UGM Bekerja Sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul Selenggarakan Pelatihan Pengelolaan Data Kesehatan Elektronik

Departemen Layanan dan Informasi Kesehatan (DLIKES) Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul mengadakan program pelatihan untuk penguatan kompetensi petugas surveilans di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Gunung Kidul. Program pelatihan ini merupakan bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan lokal, khususnya dalam literasi digital pengelolaan data kesehatan. Inisiatif kolaboratif ini sekaligus mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan keterampilan profesional, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Tujuan) melalui sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah. read more

Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Sukses Selenggarakan Internasional Guest Lecture (IGL) 2025 dengan Tema “Use of Information Technology to Support Disease Surveillance Programs”

3 November 2025 – Medical Record Family (MRF) dan Keluarga Mahasiswa Departemen Layanan dan Informasi Kesehatan (KMDLIKES) Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM), telah sukses menyelenggarakan Internasional Guest Lecture (IGL) 2025. Acara ini mengangkat tema: “Use of Information Technology to Support Disease Surveillance Programs.” Kegiatan dilaksanakan secara luring pada hari Jumat, 17 Oktober 2025 di Gedung Teaching Industry Learning Center (TILC) SV UGM. Kegiatan ini juga berfungsi sebagai platform penting bagi mahasiswa untuk memperoleh wawasan global serta perspektif praktis dari pakar internasional terkemuka. read more

Kunjungan Industri Prodi Magister Terapan K3 Sekolah Vokasi UGM

Program Studi Magister Terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (M.Tr.K3), Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, telah melaksanakan kegiatan Kunjungan Industri pada tanggal 6–7 November 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 29 mahasiswa, didampingi oleh empat dosen, yaitu Dr. Diki Bima Prasetiyo, S.K.M., M.P.H., Dr. Ir. Nurulia Hidayah, S.Pt., M.P., IPM., ASEAN Eng., Dian Budi Santoso, S.KM., M.P.H., dan Dr. Marko Ferdian Salim, S.K.M., M.P.H., serta satu tenaga kependidikan Ony Kustanti, A.Md. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pengenalan langsung mengenai implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di sektor industri energi dan manufaktur tekstil. read more

Belajar Jadi Lebih Menyenangkan! Mahasiswa Uji Aplikasi Kodifikasi Klinis Berbasis Web

Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM), 30 Oktober 2025 – Dalam sebuah inisiatif yang inovatif untuk meningkatkan akses terhadap pendidikan, mahasiswa Program Studi Manajemen Informasi Kesehatan di Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) telah mulai melakukan uji coba aplikasi berbasis web baru yang bernama Medical Codification Academy. Aplikasi inovatif ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam kodifikasi klinis, yang merupakan aspek penting dalam manajemen informasi kesehatan. read more

Pentingnya Ketepatan Kode Icd-10 Tuberkulosis untuk Efisiensi Pembiayaan Kesehatan

Dr. Rita Dian Pratiwi, S.Kep.,MPH

Yogyakarta – Di tengah upaya Indonesia menuju eliminasi TB 2030, ketepatan pengkodean diagnosis ICD-10 menjadi faktor krusial yang mempengaruhi efisiensi pembiayaan kesehatan nasional. Penelitian Sekolah Vokasi UGM mengembangkan Integration Worker System (IWS) untuk memvalidasi dan meningkatkan akurasi kode ICD-10 pada kasus tuberkulosis.

INDONESIA HADAPI TANTANGAN BESAR DALAM ELIMINASI TB

Indonesia saat ini menghadapi tantangan kesehatan yang sangat serius dalam penanggulangan tuberkulosis. Berdasarkan Global TB Report 2024, negara ini menempati posisi kedua dunia dengan estimasi 1,09 juta kasus TB dan 125.000 kematian setiap tahunnya. Data Kementerian Kesehatan hingga Agustus 2025 menunjukkan baru 508.994 kasus yang ternotifikasi, atau hanya 47% dari target nasional sebanyak 900.000 kasus. read more

Resiliensi Menjadi Kunci Mahasiswa Pekerja Tetap Berprestasi di Tengah Tuntutan Kerja

Yogyakarta, Oktober 2025, Tim peneliti dari Program Studi Magister Terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) mengungkap bahwa resiliensi atau ketahanan psikologis menjadi kunci bagi mahasiswa pekerja untuk tetap berprestasi di tengah tekanan ganda antara dunia kerja dan studi pascasarjana.

Penelitian yang dipimpin oleh Dr. Grhasta Dian Perestroika, S.ST., M.Kes, menganalisis hubungan antara resiliensi, beban kerja, dukungan sosial, dan prestasi akademik pada 95 mahasiswa pascasarjana yang bekerja penuh waktu di berbagai sektor industri dan layanan. Resiliensi dijelaskan sebagai kemampuan seseorang untuk beradaptasi dan bangkit dari tekanan, menjaga motivasi, serta tetap fokus mencapai tujuan meski menghadapi tantangan berat. Bagi mahasiswa pekerja, resiliensi menjadi modal penting untuk mengatur waktu, mengelola stres, dan menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan studi. read more

Peneliti Sekolah Vokasi UGM Kembangkan GEODANCE: Sistem Analisis Spasial untuk Surveilans DBD Berbasis R-Shiny

Yogyakarta, Oktober 2025 — Dr. Marko Ferdian Salim., S.K.M., M.P.H., peneliti dari Departemen Layanan dan Informasi Kesehatan (DLIKES), Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, berhasil mengembangkan GEODANCE (Geospatial Dengue Analysis and Surveillance Framework), sebuah sistem interaktif berbasis R-Shiny yang dirancang untuk memantau dan menganalisis penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) secara spasial di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Framework ini dikembangkan sebagai inovasi teknologi pendukung sistem surveilans kesehatan masyarakat yang lebih responsif, integratif, dan berbasis data spasial. GEODANCE menggabungkan kekuatan data analytics dengan pemodelan spasial untuk memetakan wilayah dengan tingkat risiko relatif tinggi terhadap kasus DBD. read more

Dosen Sekolah Vokasi UGM Kembangkan Sistem Informasi Surveilans DBD Interaktif Berbasis R-Shiny

Yogyakarta, Juli 2025 — Dr. Marko Ferdian Salim, S.K.M., M.P.H., tim peneliti dari Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil mengembangkan sistem informasi surveilans Demam Berdarah Dengue (DBD) interaktif berbasis R-Shiny, yang dirancang untuk mendukung pemantauan dan analisis penyebaran DBD secara lebih modern, adaptif, dan berbasis data spasial. Inovasi ini dipimpin oleh Marko Ferdian Salim, dengan anggota tim Nur Rokhman, Annisa Maulida Ningtyas, dan Dian Budi Santoso, sebagai bagian dari Kelompok Bidang Keilmuan (KBK) Sains dan Teknologi Informasi Kesehatan Sekolah Vokasi UGM. read more

Integration Worker System sebagai Alat Integrasi Data Tuberkulosis Nasional

Yogyakarta, 17 Juli 2025 – Berdasarkan laporan terbaru dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2024, Indonesia menduduki posisi kedua di dunia dalam angka kejadian tuberkulosis (TB). Situasi yang mengkhawatirkan ini menarik perhatian serius dari pemerintah dan pemangku kepentingan kesehatan nasional. Tingginya prevalensi TB menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang signifikan, memerlukan intervensi yang segera dan efektif.

Sebagai respons terhadap isu mendesak ini, pemerintah Indonesia telah mengimplementasikan Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB) pada tahun 2022 sebagai langkah strategis pengendalian penyakit. Namun, data terbaru menunjukkan bahwa capaian program pengendalian TB belum memenuhi harapan. Laporan terbaru dari Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, melalui Surat Direktur nomor PM.01.01/C.III/6758/2024, mengungkapkan bahwa pada awal tahun 2025, penemuan kasus hanya mencapai 78% dari target 90%, sementara pemberian terapi pencegahan TB sangat rendah, baru mencapai 19,2% dari target 68%. read more