Gunungkidul, 23 Juli 2025 — Sebagai penutup dari rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM), tim dosen menyelenggarakan sesi edukatif bertema penerapan higiene personal dan lingkungan kerja bagi nelayan di Desa Girikarto, Kecamatan Panggang. Kegiatan ini bertujuan menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat di kalangan pekerja pesisir.
Acara diawali dengan sambutan dari tim pengabdian masyarakat UGM serta Lurah Desa Girikarto. Sebelum penyampaian materi, peserta mengikuti pre-test untuk menilai pengetahuan awal mereka tentang higiene. Antusiasme peserta terlihat jelas dari banyaknya pertanyaan dan partisipasi selama kegiatan berlangsung.
Dalam sesi utama, Dr. Ir. Nurulia Hidayah, S.Pt., M.P., IPM., ASEAN Eng. menyampaikan pentingnya kebersihan diri dan lingkungan kerja bagi nelayan. Ia menekankan kebiasaan mencuci tangan dengan sabun, menggunakan alas kaki di area kotor, serta membersihkan alat tangkap dan wadah hasil laut secara rutin.
“Kebersihan adalah benteng pertama dari penyakit. Dengan menjaga higiene diri, nelayan melindungi tidak hanya dirinya sendiri, tetapi juga keluarganya dan konsumennya,” ujar Nurulia.
Selain itu, Nurulia memberikan contoh penerapan higiene dalam penanganan hasil tangkapan ikan, termasuk cara penyimpanan dan pengemasan yang higienis untuk menjaga kualitas pangan.
Program ini berkontribusi terhadap SDGs Tujuan 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dan Tujuan 14 (Ekosistem Lautan), dengan menekankan hubungan antara kesehatan manusia dan keberlanjutan ekosistem laut.
Umpan balik peserta sangat positif. Mereka mengaku memperoleh banyak wawasan baru tentang pentingnya kebersihan diri dan lingkungan kerja. Kegiatan diakhiri dengan post-test dan sesi tanya jawab interaktif, serta komitmen dari tim UGM untuk terus mendukung peningkatan kesehatan masyarakat pesisir Gunungkidul melalui program pelatihan dan pendampingan lanjutan.

