Yogyakarta – Wujud nyata komitmen Universitas Gadjah Mada (UGM) terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) ke-3: Kesehatan dan Kesejahteraan ditunjukkan melalui proyek strategis yang inovatif. Tim peneliti yang terdiri dari tim dosen (ketua: Dr. Savitri Citra Budi, SKM., MPH.) dan mahasiswa dari Departemen Layanan dan Informasi Kesehatan Sekolah Vokasi (SV) UGM sukses mengoptimalkan sistem pelaporan insiden keselamatan pasien di RSUD Kota Yogyakarta.
Kegiatan berlangsung dari Maret hingga Oktober 2025 ini bertujuan utama untuk meningkatkan kualitas dan keamanan asuhan pasien secara fundamental, sekaligus menjadi model kontribusi akademik dalam memperkuat sistem kesehatan nasional.
Mengapa Optimalisasi PaSIR Penting?
Sistem Patient Safety Incident Reporting (PaSIR) yang ada secara nasional seringkali terkendala oleh kurangnya adaptasi dengan kebutuhan operasional rumah sakit dan rendahnya minat pelaporan dari tenaga kesehatan.
Fokus utama tim peneliti SV UGM adalah:
- Menjadikan PaSIR user-friendly (mudah digunakan).
- Membuat PaSIR relevan dengan alur kerja lokal di rumah sakit.
- Mendorong Budaya Keselamatan Pasien yang kuat di rumah sakit.
Langkah Strategis Tim Peneliti
Optimalisasi PaSIR dilaksanakan melalui pendekatan ilmiah dan kolaboratif yang terencana: (Gambar 1)
- Analisis Mendalam: Diawali dengan identifikasi dan analisis sistem PaSIR yang lama untuk menentukan fitur apa saja yang perlu diadaptasi dan kendala teknis/non-teknis yang ada.
- Adaptasi Teknis: Penyesuaian alur pelaporan, hak akses pengguna, dan integrasi identitas visual rumah sakit, memastikan sistem berfungsi optimal sesuai regulasi internal.
- Sosialisasi dan Pelatihan (FGD): Pelaksanaan Sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD) untuk meningkatkan pemahaman staf, diikuti pelatihan simulasi penggunaan PaSIR dan analisis insiden sederhana bagi tenaga kesehatan.
- Implementasi dan Evaluasi: Pendampingan teknis, uji coba, dan perbaikan berkelanjutan berdasarkan umpan balik pengguna.
- Diseminasi dan Keberlanjutan: Tahap akhir berupa evaluasi efektivitas program, Diseminasi hasil, dan Penyerahan Resmi Sistem kepada Tim Mutu, Keselamatan Pasien, dan Tim IT, menandai kemandirian rumah sakit dalam mengelola sistem.

Kontribusi Nyata terhadap SDGs 3
Optimalisasi PaSIR ini berkontribusi langsung pada penguatan sistem kesehatan, sejalan dengan dua target spesifik SDG 3:
- Peningkatan Mutu Layanan (SDG 3.8): Pelaporan insiden yang rutin dan terstruktur memungkinkan rumah sakit mengidentifikasi celah dalam asuhan dan melakukan perbaikan sistemik. Ini secara fundamental meningkatkan kualitas layanan esensial yang aman, memenuhi aspek mutu dari Universal Health Coverage (UHC).
- Penguatan Kapasitas Pengurangan Risiko (SDG 3.d): Melalui analisis tren dan akar masalah dari data insiden, PaSIR berfungsi sebagai early warning system yang efektif. Ini memperkuat kapasitas institusi dalam mengelola dan mengurangi risiko kesehatan yang dapat dicegah.
Inovasi Akademik, Dampak Nyata
Penyerahan sistem PaSIR yang teradaptasi ini adalah langkah maju signifikan bagi rumah sakit menuju pelayanan kesehatan yang lebih aman dan akuntabel. Keberhasilan proyek ini membuktikan bahwa inovasi riset UGM dapat menjadi katalisator kuat untuk mencapai peningkatan mutu pelayanan secara sistematis, serta mengamankan capaian target SDG 3.8 dalam visi SDGs 2030.
