UGM, Oktober 2025, Dalam langkah signifikan untuk meningkatkan akses pendidikan dan keterampilan literasi dasar di bidang informatika kesehatan, sebuah proyek kolaborasi riset telah dimulai antara TU Wien, Austria, dan Universitas Gadjah Mada (UGM). Kemitraan ini melibatkan Dr. Annisa Maulida Ningtyas, S.Kom., M.Eng. dan timnya dari Departemen Layanan dan Informasi Kesehatan (DLIKES) yang bekerja sama dengan dosen dari program Ilmu Komputer. Tujuan utama kolaborasi ini adalah mengembangkan alat anotasi yang memfasilitasi pengumpulan data untuk menciptakan model kecerdasan buatan.
• SDG 9 (Infrastruktur Industri dan Inovasi)
Tim peneliti yang diketuai oleh Dina Fitriana Rosyada, S.KM., M.K.L dengan anggota Dr. Nur Rokhman, S.Si., M.Kom., Ir. Felixtianus Eko Wismo Winarto, M.Sc., Ph.D, Rafael Radya, Marco Aland, Kevin, Dhea, dan Syva untuk pemasangan alat deteksi risiko gangguan otot rangka akibat kerja (GOTRAK) berbasis computer vision di ruang Unit Kerja Rekam Medis (UKRM) RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Kegiatan ini disiapkan sejak pertengahan tahun 2025, mulai dari rencana pembuatan konsep alat, desain hingga penerapannya. Pemasangan alat dilakukan selama lima hari. Alat ini secara otomatis merekam posisi duduk ergonomis petugas perekam medis di ruangan selama bekerja di depan komputer, yang selanjutnya dianalisis risiko gotrak pada masing-masing petugas. Penerapan pemasangan alat ini dilakukan selama lima hari kerja yakni mulai Hari Senin hingga Jumat di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Ada sebanyak 6 sampai 7 petugas yang terdeteksi oleh alat sehingga dapat dianalisis risiko gotrak petugas.
Yogyakarta, Oktober 2025 — Dr. Marko Ferdian Salim., S.K.M., M.P.H., peneliti dari Departemen Layanan dan Informasi Kesehatan (DLIKES), Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, berhasil mengembangkan GEODANCE (Geospatial Dengue Analysis and Surveillance Framework), sebuah sistem interaktif berbasis R-Shiny yang dirancang untuk memantau dan menganalisis penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) secara spasial di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Framework ini dikembangkan sebagai inovasi teknologi pendukung sistem surveilans kesehatan masyarakat yang lebih responsif, integratif, dan berbasis data spasial. GEODANCE menggabungkan kekuatan data analytics dengan pemodelan spasial untuk memetakan wilayah dengan tingkat risiko relatif tinggi terhadap kasus DBD.
Yogyakarta, Juli 2025 — Dr. Marko Ferdian Salim, S.K.M., M.P.H., tim peneliti dari Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil mengembangkan sistem informasi surveilans Demam Berdarah Dengue (DBD) interaktif berbasis R-Shiny, yang dirancang untuk mendukung pemantauan dan analisis penyebaran DBD secara lebih modern, adaptif, dan berbasis data spasial. Inovasi ini dipimpin oleh Marko Ferdian Salim, dengan anggota tim Nur Rokhman, Annisa Maulida Ningtyas, dan Dian Budi Santoso, sebagai bagian dari Kelompok Bidang Keilmuan (KBK) Sains dan Teknologi Informasi Kesehatan Sekolah Vokasi UGM.
Yogyakarta, 17 Juli 2025 – Berdasarkan laporan terbaru dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2024, Indonesia menduduki posisi kedua di dunia dalam angka kejadian tuberkulosis (TB). Situasi yang mengkhawatirkan ini menarik perhatian serius dari pemerintah dan pemangku kepentingan kesehatan nasional. Tingginya prevalensi TB menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang signifikan, memerlukan intervensi yang segera dan efektif.
Sebagai respons terhadap isu mendesak ini, pemerintah Indonesia telah mengimplementasikan Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB) pada tahun 2022 sebagai langkah strategis pengendalian penyakit. Namun, data terbaru menunjukkan bahwa capaian program pengendalian TB belum memenuhi harapan. Laporan terbaru dari Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, melalui Surat Direktur nomor PM.01.01/C.III/6758/2024, mengungkapkan bahwa pada awal tahun 2025, penemuan kasus hanya mencapai 78% dari target 90%, sementara pemberian terapi pencegahan TB sangat rendah, baru mencapai 19,2% dari target 68%.
Universitas Gadjah Mada, 15 Juli 2025 – Di Indonesia, literasi kesehatan fungsional masih sangat rendah, dengan sepertiga pasien yang menderita penyakit kronis menunjukkan tingkat literasi yang bermasalah. Pernahkah Anda merasa bingung ketika dokter menjelaskan kondisi medis menggunakan istilah-istilah yang sulit dipahami? Masalah ini menimbulkan tantangan signifikan di sektor kesehatan, karena pasien sering kesulitan memahami terminologi medis, yang mengarah pada kesalahpahaman dan perawatan yang tidak memadai. Keterbatasan data beranotasi berkualitas tinggi dalam Bahasa Indonesia menjadi hambatan utama dalam pengembangan model entity linking untuk terminologi medis. Entity linking adalah suatu task yang menghubungkan kata-kata atau frasa dalam bahasa sehari-hari dengan istilah formal yang tepat dalam database medis, misalnya, menghubungkan keluhan “sakit kepala berkepanjangan” dengan istilah medis “migrain kronis”.
Dalam era digitalisasi sistem kesehatan, data menjadi aset yang sangat berharga dalam mendukung pengambilan keputusan yang cepat dan tepat. Departemen Layanan dan Informasi Kesehatan (DLIKES), Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM), saat ini tengah mengembangkan sistem berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk analisis dan visualisasi data kesehatan. Inovasi ini sejalan dengan komitmen UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 3: Good Health and Well-being dan Tujuan 9: Industry, Innovation and Infrastructure.
Yogyakarta, 15 Juli 2025 – Dalam langkah signifikan menuju peningkatan akses dan kualitas pendidikan, sebuah aplikasi pembelajaran interaktif baru bernama Medcod Academy telah dikembangkan di Yogyakarta. Platform inovatif ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi kodifikasi klinis di kalangan mahasiswa, dosen, dan praktisi informasi kesehatan. Aplikasi ini merupakan hasil karya Angga Eko Pramono, S.KM., M.P.H., seorang dosen UGM yang berdedikasi untuk memajukan pendidikan kesehatan melalui teknologi.
Yogyakarta, 1 Juni 2025 – Sebagai penutup rangkaian GEBYAR REKAM MEDIS UGM 2025, Seminar Rekam Medis Nasional Gadjah Mada (SERENADA) telah sukses diselenggarakan pada Sabtu, 31 Mei 2025, secara daring melalui platform Zoom Meeting. Acara ini diprakarsai oleh Keluarga Mahasiswa Departemen Layanan dan Informasi Kesehatan, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada, dan berhasil menghimpun antusiasme tinggi dari berbagai kalangan, termasuk mahasiswa, alumni, akademisi, hingga praktisi di bidang rekam medis dan informasi kesehatan dari seluruh Indonesia.
Yogyakarta, 18 Mei 2025 – Rangkaian pertama dari acara tahunan GEBYAR REKAM MEDIS UGM 2025 telah berhasil diselenggarakan dengan sukses melalui Olimpiade Rekam Medis Indonesia (ORI) yang digelar oleh Keluarga Mahasiswa Departemen Layanan dan Informasi Kesehatan, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada. Olimpiade ini menjadi wadah kompetitif bagi mahasiswa Rekam Medis dan Informasi Kesehatan (RMIK) dari berbagai institusi pendidikan di Indonesia untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam bidang akademik maupun keterampilan teknis.





