Yogyakarta, 14 Februari 2026 — Asosiasi Perguruan Tinggi K3 Indonesia (APTIK3I) sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pertama yang dirangkaikan dengan Workshop Kurikulum Outcome Based Education (OBE) Pendidikan Tinggi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), pada 12–14 Februari 2026 di El Hotel Yogyakarta. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus serta perwakilan perguruan tinggi anggota APTIK3I dari berbagai wilayah di Indonesia. Sebanyak 33 perguruan tinggi penyelenggara program studi K3 tergabung dalam APTIK3I. Rakernas pertama ini menjadi momentum penting dalam konsolidasi organisasi sekaligus penegasan arah strategis pengembangan pendidikan tinggi K3 secara nasional.
SDG 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
YOGYAKARTA (22/1) – Program Studi Magister Terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (MTr K3) Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) menorehkan sejarah baru. Pada periode wisuda Januari 2026, MTr K3 resmi meluluskan alumni perdananya. Sebanyak 10 wisudawan dari angkatan pertama berhasil menuntaskan masa studinya dan mengikuti prosesi wisuda yang digelar di Grha Sabha Pramana (GSP) pada Rabu pagi (21/1).
Gambar 1. Wisudawan Program Studi Magister Terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada mengikuti prosesi wisuda di Grha Sabha Pramana.
Momen bersejarah ini semakin istimewa dengan torehan prestasi gemilang dari salah satu lulusannya, Anto Maryadi. Tidak hanya berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi di program studinya, Anto juga terpilih mewakili seluruh wisudawan program pascasarjana (S2 dan S3) se-Universitas Gadjah Mada untuk menyampaikan pidato sambutan di hadapan Rektor dan Senat Universitas. Peristiwa ini menegaskan posisi pendidikan vokasi sebagai bagian integral dari pendidikan tinggi yang bermutu di UGM.
Penulis: Ir. Felixtianus Eko Wismo Winarto M.Sc.,Ph.D.
Gunungkidul — Kelompok nelayan di wilayah pesisir Gunung Kidul dikenal sebagai salah satu pekerja dengan tingkat risiko keselamatan kerja yang tinggi. Kondisi geografis pantai selatan yang terjal, ombak besar, dan akses terbatas terhadap alat pelindung diri menjadikan pekerjaan nelayan penuh dengan potensi bahaya. Menyadari hal tersebut, kegiatan pemberdayaan bertema Peningkatan Kesadaran Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi nelayan pesisir dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Yogyakarta, 2 November 2025, dilakukan evaluasi kegiatan yang dilakukan oleh Dian Herawati, S.T., SST., MPH., salah satu dosen pada Departemen Layanan dan Informasi Kesehatan Sekolah Vokasi UGM, di Kelurahan Girikarto di Kapanewon Panggang, Kabupaten Gunung Kidul yang dilakukan pada tanggal 23 Juli 2025 yaitu sosialisasi dan pelatihan tentang ergonomi kerja untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisirnya. Evaluasi sederhana dilakukan melalui ketua koperasi Girikarto dan ketua kelompok nelayan Pantai Gesing tentang ergonomi kerja. Penerapan ergonomi kerja menjadi fokus utama yang ditujukan kepada nelayan, pedagang, dan pengrajin lokal. Inisiatif ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) ke 3 pada poin “bodily autonomy” dan SDGs ke 8 pada poin “decent work” yaitu memperhatikan otonomi tubuh dan menciptakan kondisi kerja yang layak.
Program Studi Magister Terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (M.Tr.K3), Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, telah melaksanakan kegiatan Kunjungan Industri pada tanggal 6–7 November 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 29 mahasiswa, didampingi oleh empat dosen, yaitu Dr. Diki Bima Prasetiyo, S.K.M., M.P.H., Dr. Ir. Nurulia Hidayah, S.Pt., M.P., IPM., ASEAN Eng., Dian Budi Santoso, S.KM., M.P.H., dan Dr. Marko Ferdian Salim, S.K.M., M.P.H., serta satu tenaga kependidikan Ony Kustanti, A.Md. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pengenalan langsung mengenai implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di sektor industri energi dan manufaktur tekstil.
Gunung Kidul, DIY – Tim pengabdian masyarakat dari Departemen Layanan Industri dan Keselamatan (DLIKES) Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada melaksanakan kegiatan pelatihan bertema “Peningkatan Kesadaran Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi Nelayan Pesisir Gunung Kidul” yang berlokasi di Desa Girikerto, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunung Kidul.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat nelayan terhadap pentingnya penerapan prinsip K3 dalam aktivitas melaut maupun pengolahan hasil laut. Melalui pelatihan ini, peserta diperkenalkan pada konsep manajemen risiko, penggunaan alat pelindung diri (APD), serta tata cara kerja aman untuk mengurangi potensi kecelakaan di laut.
Yogyakarta, April-Oktober 2025 – Sebuah studi yang dilakukan Dian Herawati, S.T., SST., MPH., salah satu dosen pada Departemen Layanan dan Informasi Kesehatan Sekolah Vokasi UGM, mengungkapkan perlunya kajian mengenai Gangguan Otot Rangka (Gotrak) di kalangan bidan yang bekerja di Puskesmas di Yogyakarta. Hal ini sejalan dengan topik riset yang Dian lakukan yaitu Pengukuran Prevalensi Kejadian Gangguan Otot Rangka pada Bidan karena Aktivitas Kerja di Puskesmas. Penelitian untuk memenuhi standar SDGs ke 3 pada poin “bodily autonomy” dan SDGs ke 8 pada poin “decent work” Dimana setiap pekerja berhak mendapatkan pekerjaan yang layak dan mendapatkan otonomi terhadap tubuhnya salah satunya dengan pemenuhan aspek ergonomi kerja.
Tim peneliti yang diketuai oleh Dina Fitriana Rosyada, S.KM., M.K.L dengan anggota Dr. Nur Rokhman, S.Si., M.Kom., Ir. Felixtianus Eko Wismo Winarto, M.Sc., Ph.D, Rafael Radya, Marco Aland, Kevin, Dhea, dan Syva untuk pemasangan alat deteksi risiko gangguan otot rangka akibat kerja (GOTRAK) berbasis computer vision di ruang Unit Kerja Rekam Medis (UKRM) RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Kegiatan ini disiapkan sejak pertengahan tahun 2025, mulai dari rencana pembuatan konsep alat, desain hingga penerapannya. Pemasangan alat dilakukan selama lima hari. Alat ini secara otomatis merekam posisi duduk ergonomis petugas perekam medis di ruangan selama bekerja di depan komputer, yang selanjutnya dianalisis risiko gotrak pada masing-masing petugas. Penerapan pemasangan alat ini dilakukan selama lima hari kerja yakni mulai Hari Senin hingga Jumat di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Ada sebanyak 6 sampai 7 petugas yang terdeteksi oleh alat sehingga dapat dianalisis risiko gotrak petugas.
Gunungkidul, 23 Juli 2025 — Dalam rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM), tim dosen melaksanakan edukasi interaktif bertema peningkatan keselamatan dan produktivitas kerja masyarakat pesisir di Desa Girikarto, Kecamatan Panggang. Program ini merupakan bagian dari upaya UGM untuk mendukung kesejahteraan masyarakat melalui penerapan prinsip ergonomi dalam aktivitas kerja sehari-hari, tidak hanya bagi nelayan, tetapi juga bagi ibu-ibu penggiat usaha mikro di sektor perikanan dan olahan hasil laut.
Yogyakarta, 12 September 2025 — Departemen Teknik Mesin, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan kegiatan penelitian dan pelatihan bertema “Pengurangan Kecelakaan Kerja dalam Penggunaan Wheel Loader” sebagai bagian dari upaya peningkatan budaya keselamatan di lingkungan akademik dan industri alat berat.
Kegiatan ini melibatkan dosen dan mahasiswa dalam kegiatan praktikum pengoperasian Wheel Loader, sebuah alat berat yang digunakan untuk pekerjaan pemindahan material di sektor konstruksi dan pertambangan. Kegiatan dilaksanakan di Laboratorium Alat Berat, Departemen Teknik Mesin, Sekolah Vokasi UGM, Jl. Grafika, Sleman, DIY.


