Yogyakarta, Oktober 2025 — Dr. Marko Ferdian Salim., S.K.M., M.P.H., peneliti dari Departemen Layanan dan Informasi Kesehatan (DLIKES), Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, berhasil mengembangkan GEODANCE (Geospatial Dengue Analysis and Surveillance Framework), sebuah sistem interaktif berbasis R-Shiny yang dirancang untuk memantau dan menganalisis penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) secara spasial di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Framework ini dikembangkan sebagai inovasi teknologi pendukung sistem surveilans kesehatan masyarakat yang lebih responsif, integratif, dan berbasis data spasial. GEODANCE menggabungkan kekuatan data analytics dengan pemodelan spasial untuk memetakan wilayah dengan tingkat risiko relatif tinggi terhadap kasus DBD.
Arsip:
SDG 11: (Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan)
Yogyakarta, Juli 2025 — Dr. Marko Ferdian Salim, S.K.M., M.P.H., tim peneliti dari Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil mengembangkan sistem informasi surveilans Demam Berdarah Dengue (DBD) interaktif berbasis R-Shiny, yang dirancang untuk mendukung pemantauan dan analisis penyebaran DBD secara lebih modern, adaptif, dan berbasis data spasial. Inovasi ini dipimpin oleh Marko Ferdian Salim, dengan anggota tim Nur Rokhman, Annisa Maulida Ningtyas, dan Dian Budi Santoso, sebagai bagian dari Kelompok Bidang Keilmuan (KBK) Sains dan Teknologi Informasi Kesehatan Sekolah Vokasi UGM.