Belajar Jadi Lebih Menyenangkan! Mahasiswa Uji Aplikasi Kodifikasi Klinis Berbasis Web

Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM), 30 Oktober 2025 – Dalam sebuah inisiatif yang inovatif untuk meningkatkan akses terhadap pendidikan, mahasiswa Program Studi Manajemen Informasi Kesehatan di Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) telah mulai melakukan uji coba aplikasi berbasis web baru yang bernama Medical Codification Academy. Aplikasi inovatif ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam kodifikasi klinis, yang merupakan aspek penting dalam manajemen informasi kesehatan.

Aplikasi ini dikembangkan oleh Angga Eko Pramono, S.KM., M.P.H., seorang dosen UGM yang berdedikasi dan memiliki semangat untuk mengintegrasikan teknologi ke dalam pendidikan. Dengan memanfaatkan teknologi modern, Medical Codification Academy bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dan interaktif, sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang menekankan pendidikan berkualitas dan kemajuan teknologi.

Pada tanggal 30 Oktober 2025, mahasiswa berkumpul di Sekolah Vokasi untuk berpartisipasi dalam sesi pengujian aplikasi secara langsung. Acara ini dipenuhi dengan semangat saat mahasiswa menjelajahi berbagai fitur dari platform tersebut, yang mencakup modul interaktif, kuis, dan mekanisme umpan balik waktu nyata. Pendekatan ini tidak hanya membuat pembelajaran lebih menyenangkan tetapi juga memastikan bahwa mahasiswa dapat memahami konsep-konsep kompleks dengan lebih efektif.

Integrasi teknologi dalam pendidikan sangat penting untuk meningkatkan akses terhadap sumber daya belajar yang berkualitas. Medical Codification Academy dirancang agar ramah pengguna, memungkinkan mahasiswa untuk belajar sesuai dengan kecepatan mereka sendiri dan mengulangi materi sesuai kebutuhan. Fleksibilitas ini sangat bermanfaat bagi mereka yang mungkin memiliki komitmen lain, memastikan bahwa pendidikan dapat diakses oleh semua orang.

Selama sesi pengujian, mahasiswa mengungkapkan antusiasme mereka terhadap aplikasi tersebut. Banyak yang mencatat bahwa elemen interaktif membuat proses belajar menjadi lebih menarik dibandingkan dengan metode tradisional. “Saya merasa lebih termotivasi untuk belajar ketika saya bisa berinteraksi dengan materi,” kata salah satu mahasiswa. “Aplikasi ini memudahkan saya untuk memahami kodifikasi klinis, yang sangat penting untuk karir masa depan kami.”

Angga, pengembang aplikasi tersebut, menekankan pentingnya menggunakan teknologi untuk meningkatkan hasil pendidikan. “Tujuan kami adalah menciptakan platform yang tidak hanya mengajarkan mahasiswa tetapi juga menginspirasi mereka untuk menjelajahi bidang manajemen informasi kesehatan lebih jauh,” ujarnya. “Dengan mengintegrasikan teknologi modern, kami dapat membuat pembelajaran lebih efektif dan menyenangkan.”

Medical Codification Academy adalah bagian dari upaya yang lebih luas di UGM untuk mengintegrasikan teknologi ke dalam berbagai program akademik. Inisiatif ini sejalan dengan komitmen universitas terhadap SDGs, terutama dalam mempromosikan pendidikan berkualitas yang inklusif dan adil. Dengan memberikan akses kepada mahasiswa terhadap aplikasi pembelajaran yang inovatif, UGM membantu mempersiapkan generasi profesional kesehatan berikutnya.

Seiring dengan berlanjutnya fase pengujian, umpan balik dari mahasiswa akan sangat penting dalam menyempurnakan aplikasi ini. Tim pengembang sangat ingin mendengar saran dan melakukan perbaikan untuk memastikan bahwa platform ini memenuhi kebutuhan penggunanya. Pendekatan kolaboratif ini tidak hanya meningkatkan aplikasi tetapi juga membangun rasa kebersamaan di antara mahasiswa dan pendidik.

Sebagai kesimpulan, peluncuran Medical Codification Academy menandai langkah signifikan dalam membuat pendidikan lebih dapat diakses dan menyenangkan bagi mahasiswa di UGM. Dengan memanfaatkan kekuatan teknologi, universitas ini membuka jalan untuk masa depan yang lebih cerah dalam manajemen informasi kesehatan, yang pada akhirnya berkontribusi pada pencapaian SDGs.

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*