UGM Wujudkan SDGs 3 dan 5 Lewat Edukasi Kesehatan Jiwa dan Reproduksi bagi Perempuan Pekerja Pesisir

Yogyakarta, 24 Juli 2025 — Tim dosen dan mahasiswa Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat yang mengusung tema “Pengenalan Konsep Sehat Jiwa-Raga Bagi Perempuan Pekerja Pesisir Melalui Integrasi Kesehatan Mental, Fisik, dan Reproduksi sebagai Pondasi Menuju Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang Inklusif.”

Program ini diselenggarakan pada 23 Juli 2025 di Kelurahan Girikarto, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul, dan kini telah terpublikasi dalam Jurnal Masyarakat Mandiri (Vol. 9 No. 5, 2025). Hal ini menandakan adanya kontribusi akademik terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dan SDG 5 (Kesetaraan Gender).

Kegiatan yang dipimpin oleh Dr. Grhasta Dian Perestroika,S.ST., M.Kes, dosen Magister Terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja SV UGM, melibatkan 40 perempuan pekerja sektor informal di wilayah pesisir perbukitan Gunungkidul. Melalui pendekatan edukatif berbasis partisipasi dan refleksi, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya keseimbangan kesehatan fisik, jiwa, dan reproduksi dalam kehidupan sehari-hari.

“Perempuan pesisir memikul beban ganda, mereka mengurus keluarga dan bekerja di sektor informal. Kegiatan ini membantu mereka memahami bahwa menjaga kesehatan fisik, mental dan reproduksi adalah bagian dari hak dasar dan keselamatan kerja,” jelas Grhasta.

Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman signifikan, yaitu sebelum kegiatan hanya 30% peserta yang memahami pentingnya pengelolaan stres dan kesehatan reproduksi, sementara setelah kegiatan meningkat menjadi 75%. Peserta juga menunjukkan keberanian baru dalam membicarakan isu kesehatan reproduksi dan berbagi strategi perawatan diri secara kolektif.

Program ini menjadi contoh bagaimana perguruan tinggi dapat berperan aktif dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan edukasi kontekstual dan sensitif gender. Selain berdampak langsung bagi peserta, kegiatan ini juga memperkuat ekosistem pembelajaran berbasis masyarakat yang berkelanjutan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengabdian Masyarakat Sekolah Vokasi UGM Tahun 2025, yang didanai melalui Kontrak Nomor 178/UN1/SV/K/2025, dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kalurahan Girikarto. Publikasi hasil kegiatan di jurnal nasional menunjukkan komitmen UGM untuk mengintegrasikan penelitian, pengajaran, dan pengabdian secara terpadu demi pembangunan berkelanjutan.

“Edukasi yang reflektif dan partisipatif tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan diri perempuan untuk menjadi penggerak perubahan di komunitasnya,” tambah Grhasta.

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*