Ajak Masyarakat Terapkan Sanitasi Sehat untuk Cegah Penyakit Berbasis Lingkungan Pesisir

Gunungkidul, 23 Juli 2025 — Tim dosen Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan sosialisasi sanitasi lingkungan dan pencegahan penyakit bagi masyarakat nelayan di Desa Girikarto, Kecamatan Panggang. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat UGM yang bertujuan meningkatkan kesadaran kesehatan lingkungan dan mendorong perilaku hidup bersih di wilayah pesisir.

 

Acara dibuka dengan sambutan oleh perwakilan Departemen Layanan dan Informasi Kesehatan SV UGM, diikuti Lurah Desa Girikarto. Antusiasme peserta terlihat tinggi sejak sesi pre-test, menandakan kepedulian mereka terhadap isu kesehatan lingkungan.

Dina Fitriana Rosyada, S.KM., M.KL., sebagai narasumber utama, menjelaskan bahwa masyarakat pesisir berisiko tinggi terkena penyakit seperti leptospirosis, diare, ISPA, TBC, dan dermatitis akibat buruknya sanitasi. Ia mengingatkan bahwa penyakit-penyakit tersebut dapat dicegah melalui kebiasaan sederhana, seperti menjaga kebersihan lingkungan termasuk lingkungan kapal dan perahu nelayan, menjaga sumber air, membuang sampah pada tempatnya, serta mengolah limbah rumah tangga secara benar. Utamanya pada pencegahan leptospirosis yakni penyakit yang disebabkan karena kotoran dan kencing tikus yang mengkontaminasi lingkungan. Penyakit ini berbahaya bagi pekerja di perahu dan kapal. Jika tidak segera diatasi dapat menyebabkan gangguan liver yang bisa merenggut nyawa. Penyakit ini dapat dicegah dengan menjaga sanitasi lingkungan pesisir.

“Dengan menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan praktik sanitasi yang benar, risiko penyebaran penyakit ini dapat dikurangi secara signifikan, sehingga meningkatkan kesehatan Masyarakat. Lingkungan pesisir yang bersih bukan hanya sehat bagi manusia, tetapi juga menjaga keberlanjutan sumber daya laut yang menjadi mata pencaharian utama masyarakat,” tegas Dina.

Peserta juga diajak untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan di kapal yang bertujuan mencegah penyebaran penyakit dan menjaga kesehatan penumpang serta kru kapal.

Program ini mendukung SDGs Tujuan 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), Tujuan 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak), dan Tujuan 14 (Ekosistem Lautan).

Ketiganya mencerminkan sinergi antara peningkatan kesehatan masyarakat dan pelestarian lingkungan laut.

Umpan balik menunjukkan peningkatan kesadaran dan niat peserta untuk menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan ditutup dengan post-test dan diskusi reflektif, serta komitmen tim dosen UGM untuk melanjutkan pelatihan serupa secara berkelanjutan guna memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat pesisir.

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*