Karimunjawa, Kabupaten Jepara – Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menjadi perhatian penting di sektor maritim, terutama bagi para nelayan yang setiap hari menghadapi berbagai risiko di laut. Untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan nelayan terkait K3, tim pengabdian kepada masyarakat Departemen Layanan dan Informasi Kesehatan Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada melaksanakan program Peningkatan Pengetahuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi Nelayan di Desa Karimunjawa, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.
Program ini dipimpin oleh Ir. Felixtianus Eko Wismo Winarto, M.Sc., Ph.D., dengan anggota tim lainnya, yakni Dr. Ir. Nurulia Hidayah, S.Pt., M.P., IPM., ASEAN. Eng., Wiryanta, S.T., M.T., Dr. Nur Rokhman, S.Si., M.Kom., Dian Herawati, S.T., SST., MPH., Nuryati, S.Far., MPH., Susilawati, SKM., MPH., dan Dr. Savitri Citra Budi, SKM., MPH. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) bagi nelayan, yang seringkali diabaikan saat beraktivitas sehari-hari di laut.
Kegiatan ini membantu nelayan memperoleh kemampuan yang diperlukan untuk menghadapi situasi berbahaya di laut, namun tidak hanya dipaparkan teori ppara nelayan setempat juga mendapatkan pelatihan. Salah satu kegiatan penting yang dilakukan adalah pengecekan kapasitas paru-paru nelayan. Tes ini dilakukan untuk memastikan kondisi paru-paru nelayan karena pekerjaan mereka membutuhkan fisik dan kapasitas paru-paru yang kuat untuk beradaptasi dengan aktivitas di laut.
Menurut Ir. Felixtianus Eko Wismo Winarto, M.Sc., Ph.D., pengecekan kapasitas paru-paru sangat penting, terutama bagi nelayan yang sering melakukan aktivitas menyelam atau bekerja di lingkungan dengan kadar oksigen yang terbatas. “Dengan pengecekan ini, kita bisa mengetahui apakah ada masalah pada paru-paru nelayan yang dapat memengaruhi kesehatan mereka saat bekerja di laut. Jika ada indikasi masalah, kami bisa memberikan saran tindak lanjut,” ujarnya.
Pelatihan praktis termasuk simulasi penanganan situasi darurat di laut, seperti kecelakaan kapal, dan prosedur evakuasi, selain pengecekan kesehatan. Selain itu, Ir. Felixtianus Eko Wismo Winarto, M.Sc., Ph.D. menyatakan, “Pelatihan ini bertujuan untuk membekali nelayan dengan keterampilan praktis agar mereka lebih siap dalam menghadapi bahaya yang mungkin terjadi selama bekerja.”
Para nelayan menyambut kegiatan ini dengan antusias. Mereka tidak hanya melakukan pengecekan kesehatan yang dilakukan, tetapi mereka juga memahami pentingnya menerapkan protokol K3 dalam bekerja. Tim pengabdian berharap para nelayan di Karimunjawa dapat bekerja dengan lebih aman dan nyaman melalui program pelatihan dan edukasi ini. Dengan program ini diharapkan akan membantu mereka memahami pentingnya menjaga keselamatan kerja dan menjaga kesehatan. Mengingat peran penting nelayan dalam mendukung ekonomi lokal Karimunjawa, program ini juga merupakan langkah penting dalam meningkatkan kesejahteraan mereka.
Kegiatan seperti pelatihan keselamatan kerja dan pengecekan kapasitas paru-paru diharapkan akan membantu nelayan Karimunjawa bekerja dengan lebih profesional dan mengurangi risiko kesehatan dan kecelakaan di laut dan meningkatkan derajat kesehatan di Karimunjawa.