Tim Pengabdian Masyarakat dari Departemen Layanan dan Informasi Kesehatan (DLIKES) Sekolah Vokasi UGM mengadakan sosialisasi dan pelatihan bertema “Pentingnya Kesehatan Lingkungan di Area Wisata Karimunjawa untuk Meningkatkan Daya Tarik Pariwisata.” Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (09/08/2024) di Balai Desa Petinggi, Karimunjawa, Kabupaten Jepara, dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kesehatan lingkungan.
Marko Ferdian Salim, ketua tim pengabdian masyarakat, memimpin kegiatan ini bersama enam anggota lainnya: Dian Herawati, Nuryati, Dian Budi Santoso, Angga Eko Pramono, Savitri Citra Budi, dan Sugeng. Sosialisasi ini menghadirkan Dian Budi Santoso sebagai narasumber utama, yang memaparkan pentingnya lingkungan sehat untuk mendukung sektor pariwisata, khususnya di kawasan Karimunjawa yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai nelayan.
“Tujuan kami adalah meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan partisipasi aktif dari berbagai pihak dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Kami berharap inisiatif ini berkontribusi positif pada sektor pariwisata serta kesehatan lingkungan masyarakat Karimunjawa,” ujar Marko Ferdian Salim.
Kegiatan ini diawali dengan pre-test untuk mengukur pemahaman awal peserta, dilanjutkan penyampaian materi, dan diakhiri dengan post-test sebagai evaluasi efektivitas pelatihan. Selain itu, dilakukan pula skrining kesehatan kepada 50 peserta, yang terdiri dari perangkat desa, petugas puskesmas, kader posyandu, dan masyarakat sekitar. Skrining ini meliputi pemeriksaan tekanan darah, kadar gula, dan oksigen dalam darah untuk mengetahui kondisi kesehatan awal peserta serta memberikan edukasi terkait pengendalian kesehatannya.
Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sosialisasi ini berhasil meningkatkan pemahaman dan pengetahuan peserta tentang kesehatan lingkungan. Skor pemahaman peserta meningkat dari rata-rata 51,05% pada pre-test menjadi 81,58% pada post-test, mencerminkan keberhasilan kegiatan dalam mencapai tujuan yang diharapkan.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan masyarakat Karimunjawa lebih siap menjaga kesehatan lingkungan di sekitar mereka, yang pada akhirnya akan meningkatkan daya tarik wisata di kawasan tersebut.